Dunia Televisi indonesia

Berita Pertelevisian Indonesia

Rating Tv, Sinetron

Cinta Amara, Sinetron Terbaru Sctv Inilah Ratingnya?

Cinta Amara

Cinta Amara

12

Dislot Siang, Sctv Menghadirkan Pogram Sinetron Keluarga Berjudul Cinta Amara.

Sinetron  Cinta Amara Yang Dibintangi Oleh Aktris Cilik Ciara Nadine Brosnan, Lalu Pasangan Suami Istri  Alyssa Soebandono Dan Dude Harlino Ini Mulai Tayang Pada Hari Senin 9 Agustus 2021.

Cinta Amara Merupakan Sebuah Kisah Yang Penuh Dengan Kejutan, Mengharu Biru Tentang Perjuangan Seorang Bocah Yang Begitu Tegar, Selalu Ceria, Rajin Dan Baik Hati Bernama Amara.

Cinta Amara sendiri Tayang Setiap Hari  Di SCTV Pkl 14.00 WIB .

Cinta Amara

Cinta Amara

Dibintangi Oleh Ciara Nadine Brosnan Sinetron Cinta Amara Mengambil Kisah Perjuangan Seorang Gadis Mungil Bertahan Hidup Di Jakarta.

Namanya Adalah Amara Seorang  Gadis Cilik Yang Selalu Tegar Dan  Selalu Bersyukur Dengan Keadaannya.

Amara Dalam Untuk Mencukupi Biaya Hidup Di Jakarta Setiap Hari Harus Berjualan Keliling. Ia Berjualan Setiap Sebelum Berangkat Ke Sekolah .

Hidup Yang Keras Di Ibukota Membuat Amara Akhirnya Terbiasa Dengan Berbagai Macam Kesulitan Dan Rintangan.

Meski Begitu Amara Selalu Merindukan Sosok Kasih Sayang Seorang Ayah Dan Ibu.

Rating Cinta Amara

Ciara Brosnan aktri cilik berbakat

Ciara Brosnan aktri cilik berbakat

Berdasarkan Hasil Rating Yang Tayang Pada Hari Senin 9 Agustus 2021 Kemarin, Rating Sinetron Cinta Amara Terbilang Kurang Memuaskan.

Tayangan Perdana Sinetron Cinta Amara Hanya Meraih Share 10.2% Atau Hanya Mampu Mendapat Tvr 1.1 Juta Penonton.

Sinetron Cinta Amara Masih Kalah Dari Kekuatan Rerun Atau Tayangan Ulang Sinetron Si Doel Anak Sekolahan Yang Tayang Di Rcti Di Jam Yang Sama Yang Berhasil Mendapat Rating Tinggi.

Tapi Ini Masih Permulaan Dan Kita Lihat Kedepanya Apakah Kehadiran Pasangan Bintang Suami Istri  Alyssa Soebandono Dan Dude Harlino Serta Akting Memukau Dari Aktris Cilik Ciara Nadine Brosnan Mamu Menaikan Raihan Rating?

Kita Lihat Saja.

 

Leave a Reply

Theme by Anders Norén